Sebagai persyaratan kelulusan, mahasiswa jurusan S1 Bahasa dan Sastra Prancis diwajibkan mengikuti kegiatan magang selama satu semester. Pada tahun 2025, mahasiswa angkatan 2022-lah yang mendapat kesempatan menjalankan magang mereka. Salah satu program magang yang dapat dilakukan, ialah proyek penerjemahan film yang dilaksanakan bersama Institut Français Indonésie atau IFI Yogyakarta. Kelima mahasiswa yang melaksanakan program ini ialah Ariel Pratama, Iman Musaid, Marsya Dewani, Muhammad Syafwan, serta Muhammad Zaki.
Dalam program tersebut, mereka bekerja sama untuk menerjemahkan tiga film Prancis pilihan mereka. Pemilihan film ini dilakukan bersama dosen pembimbing, Dr. Merry Andriani, SS, MLCS, serta direktur IFI Yogyakarta, François Dabin. Dengan mempertimbangkan tahun rilis yang beragam, salah satu film yang terpilih adalah Le dernier métro (1980) yang disutradai oleh François Truffaut. Film pilihan mereka yang satu ini adalah film rilisan terlama diantara pilihan-pilihan mereka.
Film rilisan lama ini tentunya memiliki dialog yang cukup lawas dan lebih sulit dipahami. Hal ini membuat film ini menjadi film yang cukup sulit untuk diterjemahkan. Dalam terjemahan, penerjemah harus berhasil menafsirkan makna asli yang disampaikan dalam teks/dialog sumber. Hal ini sudah merupakan tantangan yang cukup sulit, namun, ditambah dengan konteks waktu dan budaya film yang sudah lama ini, tantangan bagi lima mahasiswa yang menerjemahkan film ini menjadi lebih berat. Terjemahan film ini berhasil dilakukan oleh kelima mahasiswa dengan bantuan dosen pembimbing mereka serta direktur IFI Yogyakarta. Hasil dari kerja keras mereka sudah dapat diakses melalui platform IF Cinéma.