Semaine de la Francophonie adalah sebuah perayaan penggunaan bahasa Prancis yang tak hanya digunakan oleh negara Prancis, namun berpuluh-puluh negara lain yang disebut sebagai negara Frankofon. Perayaan ini diselenggarakan tiap tahun di seluruh dunia pada tanggal 15 hingga 23 Maret di berbagai belahan dunia, serentak dengan rangkaian acara yang bervariasi.
Kegiatan Program Studi
6 Mei 2025 – Indonesia Bidik Pasar Wisatawan Mewah Lewat Ajang ILTM Cannes 2025. Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan devisa hingga Rp5 triliun melalui partisipasinya dalam ajang International Luxury Travel Market (ILTM) Cannes 2025 yang akan berlangsung pada 1–4 Desember di Palais des Festivals et des Congrès, Prancis. ILTM merupakan pameran pariwisata bergengsi yang menyasar segmen perjalanan mewah global, dengan edisi di berbagai negara seperti Singapura, Meksiko, Brasil, dan Uni Emirat Arab. Khusus di Cannes, Indonesia menargetkan bisa meraih 5% dari total pasar wisatawan Prancis, terutama dari segmen wisatawan kelas atas.
Kuliah umum Bahasa Prancis Jurnalistik dan Media digelar pada Senin, 26 Mei 2025, dengan menghadirkan Mas Sem sebagai narasumber. Beliau adalah alumni yang kini aktif sebagai jurnalis olahraga dan content writer. Dalam sesi ini, Mas Sem berbagi pengalaman inspiratif tentang perjalanannya menekuni dunia jurnalistik hingga berhasil mewujudkan mimpinya di industri media nasional dan internasional.
Departemen Sosial dan Masyarakat HMSP kembali mengadakan program Mengajar Bahasa Prancis yang ditujukan untuk masyarakat umum. Program dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, pada pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Program dilaksanakan secara luring dan bertempat di Ruang 125 dan 126 Gedung Soegondo, FIB UGM. Pembelajaran diikuti oleh 15 peserta yang dibagi ke dalam dua kelas. Setiap kelas didampingi oleh dua pengajar yang merupakan mahasiswa Bahasa dan Sastra Prancis angkatan 2024. Materi pembelajaran yang disampaikan meliputi pengantar bahasa Prancis, khususnya kosakata sehari-hari dan tata bahasa dasar. Peserta diajak untuk mempraktikkan perkenalan diri serta melakukan percakapan singkat dalam bahasa Prancis.
Rabu, 30 April 2025 telah diselenggarakan kuliah umum Bahasa Prancis Jurnalistik dan Media yang menghandirkan Mbak Dinda sebagai narasumber. Beliau merupakan alumni yang kini berkiprah sebagai seorang broadcast journalist, storyteller, dan climate crisis believer di Indonesia. Pada kesempatan ini, beliau membagikan pengalaman jam terbang kerja dan kontribusinya dalam bidang tersebut.
Senin, 21 April 2025 telah dilaksanakan kuliah umum kelas Bahasa Prancis Jurnalistik dan Media bersama Mas Arga. Beliau merupakan alumni yang telah menempuh masa studi di prodi Bahasa dan Sastra Prancis. Pada kesempatan kali ini, beliau membagikan pengalaman hidupnya sebagai seorang jurnalis di stasiun televisi ternama di Indonesia yaitu tvOne.
Kuliah umum ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya memberikan wawasan kepada mahasiswa di bidang jurnalistik dan media yang diharapkan diaplikasikan dalam beberapa kepentingan dalam penugasan ataupun sebagai langkah awal untuk terjun ke dunia profesional.
Yogyakarta, 28 Agustus 2024 – Himpunan Mahasiswa Studi Prancis (HMSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan nonton film “Hiroshima, Mon Amour” (1969) di IFI-LIP Yogyakarta.
Francinéma merupakan salah satu program kerja departemen minat dan bakat HMSP. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan budaya negara-negara francophone melalui pemutaran film. Kegiatan penayangan film berbahasa Prancis ini dilaksanakan secara rutin. Kegiatan nonton film juga biasanya dilanjutkan dengan diskusi singkat mengenai film yang ditayangkan.
Pada tanggal 24 Agustus 2024, Departemen Sosial dan Masyarakat HMSP melaksanakan program kerja Peduli Lingkungan. Departemen Sosmas HMSP berkolaborasi dengan komunitas 4K Yogyakarta yang berfokus pada upaya konservasi penyu di Pantai Pelangi, Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang merupakan gabungan anggota internal HMSP serta mahasiswa Bahasa dan Sastra Prancis. Panitia dan peserta berangkat dari FIB UGM pada pukul 13.30 WIB dan sampai di Pantai Pelangi pada pukul 15.30 WIB. Dalam rangkaian kegiatan, peserta diajak untuk memahami pentingnya pelestarian penyu sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem laut. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai siklus hidup penyu serta berbagai ancaman yang mengganggu proses reproduksi penyu. Puncak acara berupa pelepasan 20 tukik (anak penyu) ke laut.

Jumat, 17 Mei 2024 – Kelompok mahasiswa Kampus Mengajar angkatan 7 mengadakan program kerja pelestarian lingkungan yaitu ecobrick yang diadakan bersama siswa kelas X SMKS Muhammadiyah Pakem. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi
sampah plastik yang ditimbulkan salah satunya karena banyaknya botol plastik bekas pakai yang tidak diolah kembali. Oleh karenanya, berdasarkan konsep Sustainable Development Goals (SDGs) program ini sesuai dengan tema SDGs nomor 12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta nomor 13 yaitu Penanganan Perubahan Iklim.