Yogyakarta, 24 April 2026 — Institut Français d’Indonésie (IFI) Yogyakarta menggelar Pekan Francophone pada April 2026 sebagai bagian dari perayaan bulan Frankofoni, dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan edukasi seperti lomba Pétanque, pameran seni “Art is All Around” karya Eko Nugroho, serta partisipasi tenant lokal seperti Pasar Sehat Sagan dan Cokelat Monggo, yang bertujuan untuk memperkenalkan bahasa dan budaya negara-negara frankofon kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Yogyakarta, melalui rangkaian acara interaktif yang ditutup dengan soirée.
Rilis Berita
Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis Universitas Gadjah Mada kembali menghadirkan ruang apresiasi sastra melalui acara Café Littéraire yang diselenggarakan pada 11 April 2026 di Bibliothèque IFI Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah interaktif bagi mahasiswa dan pecinta sastra untuk berdiskusi, berbagi perspektif, serta memperdalam pemahaman terhadap karya-karya sastra Prancis dalam suasana yang santai namun tetap akademis.
Acara berlangsung dengan lancar dan sesuai harapan panitia. Sejak awal hingga akhir kegiatan, peserta terlihat aktif terlibat dalam berbagai sesi, mulai dari diskusi karya hingga pertukaran ide mengenai isu-isu yang diangkat dalam sastra Prancis. Suasana café yang hangat turut mendukung terciptanya interaksi yang dinamis dan inklusif di antara para peserta.
Francinema merupakan kegiatan pemutaran film-film Prancis yang terbuka untuk umum dan diadakan secara rutin oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Prancis UGM. Ditambah lagi, semua orang dapat mengikuti kegiatan ini tanpa merogoh kocek sepeser pun.
Seperti pada tanggal 15 April 2026, baru saja diadakan pemutaran film yang berjudulkan “Rosalie”. Film ini mengangkat tema identitas, standar kecantikan, dan pemberdayaan diri yang dibumbui dengan drama romansa; menghadirkan suasana yang tegang dan nilai-nilai moral yang mendalam.
This Summer School will be held in hybrid format at the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. It is organized in collaboration with Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, Erlangga, Institut Français d’Indonésie, Yogyakarta, and the Embassy of France in Indonesia. The program features two workshops that will be divided at the Faculty of Cultural Sciences, UGM and the Institut Français d’Indonésie, Yogyakarta. UGM will host the Translation-Interpretation in Global Relations and IFI will host the Creative Writing Workshop. This summer school will welcome international scholars from Universiti Putra Malaysia, Universiti Malaya, Universitas Gadjah Mada Indonesia, and French Students as participants.
News gathering atau pengepul berita adalah orang-orang lapangan yang bertugas untuk mencari dan membuat berita. Bagi News Gathering, hari libur itu tidak ada. Mereka harus meluangkan waktu setiap hari untuk mencari atau mendatangi lokasi peristiwa yang akan diberitakan. Divisi ini adalah divisi utama dalam hal pengelolaan berita. Kepala Biro TVONE Jogja mengatakan bahwa kecakapan orang-orang lapangan inilah yang membuat TVONE punya berita yang bisa disajikan secara informatif dalam televisi atau internet.
Setelah melaksanakan magang di TvOne biro Yogyakarta selama kurang lebih 2 bulan penuh bersama kedua teman saya, Hyang dan Bagas, Mas Arga (pendamping magang kami) meminta kami untuk membuat sebuah projek tugas akhir yang akan kami kerjakan selama sisa waktu magang. Kami diberikan tugas untuk membuat sebuah video liputan panjang berdurasi 30 menit bertemakan wisata di Provinsi DIY dan nantinya akan ditayangkan di saluran lokal TvOne biro Yogyakarta.
Pada tanggal 29 April 2025, telah dilakukan pemasangan koleksi Nalareksa di ruang pamer oleh kurator tetap Museum UGM, Mas Lanang. Nalareksa merupakan alat pemantau kualitas udara yang diciptakan oleh Prof. Hardjoso Prodjopangarso pada tahun 1992. Alat ini dirancang untuk mengukur kadar karbon dioksida (CO₂) dan oksigen (O₂) dalam suatu ruangan, serta memberikan representasi visual tingkat kenyamanan udara melalui grafik. Struktur fisiknya terdiri atas tabung berisi air, selang penghubung berwarna putih, dan alat pemantau utama. Pemasangan koleksi ini menjadi bagian dari upaya kuratorial untuk menampilkan warisan teknologi dan keilmuan Indonesia dalam konteks perubahan lingkungan.
12 s.d. 15 Mei 2025 – DPR RI menjadi tuan rumah Sidang ke-19 Parliamentary Union of the OIC Members States (PUIC) atau Parlemen Negara-Negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI), yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 12 s.d. 15 Mei 2025. PUIC merupakan bagian legislatif dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Sidang PUIC 2025 kali ini mengangkat tema “Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience” yang berfokus pada tiga hal, yaitu mendorong perdamaian dan harmoni antar negara-negara anggota OKI, meningkatkan kerja sama dan kolaborasi di berbagai bidang termasuk ekonomi, sosial dan budaya, serta memberikan perhatian khusus pada isu Palestina.
Didirikan pada tahun 2009 oleh Heri Susmardiyanto, seorang lulusan Sastra Prancis dari Universitas Gadjah Mada, Java Exotic Tour berfokus pada penyediaan paket wisata yang dirancang secara personal dan berwawasan budaya, khususnya untuk wisatawan mancanegara berbahasa Prancis dan Inggris. Sebagai mahasiswa yang menjalani magang di sini, saya belajar banyak tentang bagaimana membangun hubungan baik dengan wisatawan dan bagaimana menyusun itinerary yang efisien. Kemudian tugas yang diberikan kepada saya pun beragam, mulai dari membantu pengelolaan media sosial, menyusun konten promosi, dan membuat desain untuk brosur wisata. Bahkan, saya diberikan anggaran khusus untuk survei lokasi, yang memungkinkan saya langsung terjun ke lapangan dan mengenal lebih dekat destinasi-destinasi
yang ditawarkan dalam paket wisata.
Java Exotic Tour adalah agen perjalanan yang mengajak wisatawan untuk menjelajahi sisi lain dari Pulau Jawa yang penuh dengan budaya, alam, dan sejarah. Dengan konsep tour yang mengedepankan pengalaman otentik dan membekas. Java Exotic Tour juga membuka ruang bagi para mahasiswa terutama jurusan Bahasa dan Sastra Prancis untuk mengaplikasikan ilmu mereka dalam konteks nyata. Dalam dunia pariwisata, kemampuan berbahasa asing sangat dibutuhkan sebagai jembatan komunikasi antara wisatawan mancanegara dan budaya lokal.