Java Exotic Tour adalah agen perjalanan yang mengajak wisatawan untuk menjelajahi sisi lain dari Pulau Jawa yang penuh dengan budaya, alam, dan sejarah. Dengan konsep tour yang mengedepankan pengalaman otentik dan membekas. Java Exotic Tour juga membuka ruang bagi para mahasiswa terutama jurusan Bahasa dan Sastra Prancis untuk mengaplikasikan ilmu mereka dalam konteks nyata. Dalam dunia pariwisata, kemampuan berbahasa asing sangat dibutuhkan sebagai jembatan komunikasi antara wisatawan mancanegara dan budaya lokal.
Sebagai persyaratan kelulusan, mahasiswa jurusan S1 Bahasa dan Sastra Prancis diwajibkan mengikuti kegiatan magang selama satu semester. Pada tahun 2025, mahasiswa angkatan 2022-lah yang mendapat kesempatan menjalankan magang mereka. Salah satu program magang yang dapat dilakukan, ialah proyek penerjemahan film yang dilaksanakan bersama Institut Français Indonésie atau IFI Yogyakarta. Kelima mahasiswa yang melaksanakan program ini ialah Ariel Pratama, Iman Musaid, Marsya Dewani, Muhammad Syafwan, serta Muhammad Zaki.
Pada hari Senin, 24 Maret 2025, GRAMM HOTEL by Ambarrukmo menyelenggarakan acara Box of Happiness, sebuah kegiatan sosial penuh makna dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri di bulan suci Ramadan. Bekerja sama dengan Dompet Dhuafa, hotel membuka pintunya untuk berbagi kebahagiaan dalam acara buka puasa bersama yang mempertemukan staf hotel dengan anak-anak panti asuhan serta anak-anak berkebutuhan khusus.
26 Mei 2025 – Museum UGM baru-baru ini menyambut tamu dari Timor Leste dalam rangka pelatihan pengelolaan museum. Ruang pamer di gedung baru sisi kanan pada hari itu menjelma menjadi ruang pelatihan dan praktek untuk setiap sesinya. Maria, Noi, dan Jeno, para staf dari Timor Leste, mengikuti semua kegiatan dengan antusias. Acara pelatihan ini diharapkan dapat memberi tambahan pengetahuan tentang tata kelola museum dan meningkatkan keakraban dengan negara tetangga.
Pada Kamis, 7 Agustus 2025, telah diselenggarakan salah satu rangkaian kegiatan Pionir Kampung Budaya, yakni Keprodian. Kegiatan ini merupakan forum pengenalan program studi yang mempertemukan Mahasiswa Baru Kampung Budaya 2025 dengan para dosen pengajar dari masing-masing jurusan, termasuk Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis. Tujuan utama dari acara ini adalah untuk memperdalam pemahaman mahasiswa baru terhadap prodi yang akan mereka jalani.
Surakarta, 1 Juni 2025 – Museum Radya Pustaka memiliki acara rutin bulanan yang diselenggarakan setiap tanggal 28, yaitu Wilujengan Wuku. Acara ini biasanya dibarengi dengan acara bedah Serat Centhini. Namun, sejak bulan Ramadan hingga Mei lalu, acara tersebut belum dilaksanakan kembali. Pada bulan Mei, Wilujengan Wuku diadakan di Taman Balekambang Surakarta, bertepatan dengan penyelenggaraan pameran museum keliling Abhinawa. Pemindahan lokasi tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan acara wilujengan wuku kepada masyarakat dan ajang promosi.
Kunjungan Kerja Perorangan pada Masa Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024–2025 dilaksanakan oleh Anggota DPR RI sebagai bagian dari amanat Tata Tertib DPR RI. Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara II, yang meliputi berbagai wilayah seperti Humbang Hasundutan, Labuhanbatu, Nias, Mandailing Natal, hingga Kota Gunungsitoli. Kunjungan dilakukan pada tanggal 9–11 Juni 2025 dan menjadi forum komunikasi antara anggota dewan dengan masyarakat, lembaga pemerintah, serta tokoh-tokoh lokal untuk membangun kemitraan yang lebih erat dan responsif.
Setiap tanggal 28 di setiap bulan dilaksanakan kegiatan wilujengan wuku di Museumb Radya Pustaka Surakarta. Prosesi ini merupakan salah satu bentuk ritual budaya yang bertujuan untuk memuliakan serta menjaga harmoni dalam sistem penanggalan Jawa, khususnya dalam siklus pawukon. Prosesi ini dilaksanakan sebagai perwujudan rasa syukur atas berputarnya waktu dalam 30 wuku yang menjadi dasar kalender tradisional Jawa. Diadakan di selasar museum, acara ini terbuka untuk umum, diawali dengan penyajian sesaji yang terdiri dari aneka kembang, tumpeng, jajanan pasar, dan air suci yang melambangkan elemen kosmologis Jawa, atau biasanya menyesuaikan dengan ciri khas maupun hal atau benda yang identik dengan wuku, kemudian diiringi dengan doa-doa dalam bahasa Jawa sebagai bentuk permohonan keselamatan dan kelestarian nilai-nilai budaya.
Yogyakarta, 2025 – Lima mahasiswa UGM menerjemahkan tiga film Prancis ke bahasa Indonesia. Bekerja sama dengan IFI Yogyakarta, lima mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Prancis, Fakultas Ilmu Budaya UGM, yakni Ariel Pratama, Imam Musaid Hanifa, Marsya Dewani, Muhammad Syafwan, dan Muhammad Zaki Ramadhan, yang didampingi oleh Dr. Merry Andriani, S.S., M.L.C.S. selaku Dosen Pembimbing dan François Dabin selaku Direktur IFI Yogyakarta, telah menyelesaikan penerjemahan film berbahasa Prancis ke bahasa Indonesia. Ketiga film yang diterjemahkan, yaitu Le dernier métro (1980), Les choristes (2003), dan Youssef Salem a du succès (2023), tersedia dengan takarir bahasa Indonesia yang dapat diakses melalui platform IFCinéma.
Magang pertama saya adalah di ARTraduction, sebuah agensi yang bergerak di bidang jasa penerjemahan bersertifikat. Sebagai mahasiswa Sastra Prancis, ini adalah pengalaman awal yang membuka pandanganku terhadap dunia penerjemahan yang sesungguhnya. Awalnya, saya mengira tugas penerjemah hanya sebatas mengganti kata dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun, selama magang, saya menyadari bahwa menjadi penerjemah berarti juga memahami konteks, budaya, dan tujuan komunikasi dari sebuah teks. Setiap kalimat memiliki nuansa dan makna tersirat yang tak bisa diterjemahkan secara harfiah begitu saja.